Pererat Silaturahmi, Jalin Kerjasama Konsul Amerika Serikat

mts.ittifaqiah.ac.id_INDRALAYA;
Belum lama ini, tepatnya Kamis, 20 September 2018 lalu, Mudir PPI  Drs. K.H. Mudrik Qori, pernah memenuhi undangan duta besar Amerika Serikat melalui konsul jendral Sumatera Mr. Juha P. Salin dalam agenda silaturahim alumni program diplomatik Indonesia-Amerika khususnya di bidang pendidikan dan kebudayaan. Konsul Amerika Serikat Mr. Juha P. Salin, datang mengunjungi Al-Ittifaqiah dalam rangka kerjasama Internasional. Hubungan yang telah lama terjalin ini terus dijaga dengan baik.

Dalam pembukaan acara ini, Wamud I Ustadz. Muhyidin, MA memberikan sambutan tentang kerjasama yang sifatnya memiliki toleransi kuat tanpa harus membeda-bedakan.
“Kerjasama ini untuk rahmatan lil ‘alamin, tanpa membedakan ras, suku maupun etnik budaya yang nantinya mampu menebar kebaikan diseluruh alam semesta”, ujarnya, (18/10/2018).

Setelah itu, salam sapa Mr. Juha yang ternyata bisa berbahasa Indonesia karena ia sudah belajar bahasa Indonesia selama 2 th kepada seluruh santri. Ia menjelaskan kehidupan muslim di Amerika, bahwa disana Islam adalah agama minoritas muslim.
“Mereka muslim datang dari berbagai etnis. Sama seperti Indonesia, sangat beragam. Kebanyakan dari mereka berasal bukan asli orang Amerika tetapi dari luar, ada juga keturunan Indonesia, Bangladesh, Palestina-Korea, dll”, kata Mr yang sering disapa Mr. Juha tersebut pagi tadi.

Ia juga mengatakan sudah beberapa kali mengunjungi Islamic Center di virginia. Disana ada juga toko khusus yang memang menjual/menyetok barang untuk keperluan umat muslim. Selanjutnya United american musli day parade, dikota New York ada budaya dan etnik yang beragam tentang muslim. Kebanyakan bukan berasal dari Amerika itu sendiri, melainkan imigran dari berbagai negara. Ia juga adakan program pertukaran pelajar (exchange dan scholarship program) pendaftaran gratis.

Sebelum acara berakhir, ada beberapa santri bertanya dalam sesi tanya jawab yang dipersilahkan oleh Mr. Juha kepada seluruh santri:
1. Bagaimana cara anak-anak mengenal Islam disna? (Dwi Cahya/ XII MA)
– Sama seperti agama lain, agama apapun tidak diajarkan secara khusus di sekolah-sekolah. Jadi anak-anak² belajar mengenal Islam di Islamic Center.

2. Berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk sekolah di AS? (Vevi/ VIII Ts)
– 100 rb dolar biaya hidup untuk bersekolah di AS, meskipun mahal tapi pihak/sekolah swasta Juha akan memberikan beasiswa kepada orang tua yang berpenghasilan kurang dari 120 rb dolar per tahunnya.

Selesai acara ditutup dengan pemberian cendera mata dan foto bersama.

Pemberian Cindera Mata oleh Ket.Yayasan Islam Al-Ittifaqiah

Foto bersama seluruh santri Al-Ittifaqiah 

Pemberian Bingkisan dari Pon-Pes Ittifaqiah




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *