K.H. Mudrik Qori; “belajar bukan untuk ujian tetapi ujian untuk belajar”

mts.ittifaqiah.ac.id_INDRALAYA;
Pagi tadi, Sabtu (20/05/2017) pukul 07.30 Wib  terlihat seluruh santri terlihat berkumpul di halaman Kampus A Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah. Dari hasil pantauan tim, telah dilaksanakan beberapa program akhir tahun Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya yakni Uapacara Penutupan Tahun Pembelajaran 2016-2017, Pembukaan Ujian Akhir Madrasah dan Pelepasan Santri yang akan berangkat menuju kota Palembang hari Senin mendatang dalam rangka kegiatan KSM dan AKSIOMA. (berita terkait lihat; http://mts.ittifaqiah.ac.id/2017/05/19/santri-mts-al-ittifaqiah-menuju-ksmaksioma-tingkat-provinsi-dan-nasional/)

Kegiatan tersebut dihadiri secara langsung oleh Mudir Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah (Drs. K.H. Mudrik Qori, M.A.), Ketua Yayasan Islam Al-Ittifaqiah (Drs. K.H. Syamsul Bahri HAR), para kepala madrasah, lembaga dan staff karyawan Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah.

Dalam sambutannya, Mudir Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Drs. K.H. Mudrik Qori menjelaskan bahwa masa pendidikan bagi manusia itu adalah seumur hidupnya.

“Anak-anakku sekalian, setelah tadi secara bersama-sama kita mengucap Al-Hamdulillahi robbil ‘alamin sebagai tanda bahwa KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah secara resmi telah ditutup. Akan tetapi anak-anakku harus selalu ingat, bahwa pada hakikatnya pembelajaran yang bersifat formal sudah ditutup, akan tetapi aktivitas pembelajaran yang bersifat non formal harus tetap berjalan karena pendidikan dan proses belajar itu harus terus dilakukan seumur hidup,” jelas Kiayi Mudrik.

“Dan perlu ananda catat, belajar bukan untuk ujian tetapi ujian untuk belajar. Jikalau kalian belajar hanya untuk ujian maka begitu selesai ujian belajarpun akan berhenti karena ujian itu adalah bagian dari belajar itu sendiri,” sambung Mudir PP. Al-Ittifaqiah ini.

Disela-sela sambutannya, beliau juga memberi apresiasi sekaligus mengucap syukur atas seabrek prestasi para santri selama Tahun Pelajaran 2016-2017 dan yang terhangat adalah prestasi para santri pada ajang AKSIOMA dan KSM dua hari yang lalu.

Diakhir acara, Ketua Yayasan Islam Al-Ittifaqiah (Drs. K.H. Syamsul Bahri HAR) di daulat untuk memberikan ucapan selamat kepada santri-santri berprestasi sekaligus melepas secara resmi kontingen Al-Ittifaqiah yang akan berkompetisi pada ajang AKSIOMA dan KSM di tingkat Provinsi hari Senin mendatang.




One thought on “K.H. Mudrik Qori; “belajar bukan untuk ujian tetapi ujian untuk belajar”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *